<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SolusiHidup.com -  Hamzah Dhaifullah Personal Blog</title>
	<atom:link href="http://www.solusihidup.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.solusihidup.com</link>
	<description>Saatnya hidup lebih bergengsi dengan prestasi...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Feb 2012 08:19:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://www.solusihidup.com/81.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/81.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 08:09:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[HAJI & UMROH]]></category>
		<category><![CDATA[TICKETING]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Tiket Penerbangan, Haji &#38; Umroh.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp" style="text-align: left;"><a style="text-align: left;" href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/02/Iklan-162-JT1.jpg"><img class="size-medium wp-image-82 " title="CJ T&amp;T, Haji &amp; Umroh" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/02/Iklan-162-JT1-213x300.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>
<dl id="attachment_82" class="wp-caption alignnone" style="width: 223px;">
<dd class="wp-caption-dd">Tiket Penerbangan, Haji &amp; Umroh.</dd>
</dl>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/81.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://www.solusihidup.com/71.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/71.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2012 06:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/02/Iklan-162-JT.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-72" title="CJ T&amp;T  &amp; AAB H&amp;U" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/02/Iklan-162-JT-213x300.jpg" alt="Nikmati Jasa, harga dan kualitas dari kami" width="213" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/71.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ticket, Haji &amp; Umroh</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/ticket-haji-umroh.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/ticket-haji-umroh.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 04:06:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[&#160;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/iklan-3004.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-63" title="iklan 300" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/iklan-3004.jpg" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/ticket-haji-umroh.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Bisnis Jaringan Lebih Unggul?</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/kenapa-bisnis-jaringan-lebih-unggul.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/kenapa-bisnis-jaringan-lebih-unggul.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 03:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebuah Esai]]></category>
		<category><![CDATA[Kenapa Bisnis Jaringan Lebih Unggul?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[KEUNGGULAN BESAR bisnis pemasaran jaringan adalah Anda tetap bisa bekerja dan sekaligus membangun bisnis sendiri secara paruh waktu. Investasi dan resikonya juga jauh lebih KECIL serta tersedia pendidikan dan dukungan yang membimbing Anda meraih kesuksesan. Selain itu, sistem pemasaran jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK sehingga puncak sistemnya terbuka bagi siapa saja. Tidak seperti sistem korporat tradisional [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>KEUNGGULAN BESAR bisnis pemasaran jaringan adalah Anda tetap bisa bekerja dan sekaligus membangun bisnis sendiri secara paruh waktu. Investasi dan resikonya juga jauh lebih KECIL serta tersedia pendidikan dan dukungan yang membimbing Anda meraih kesuksesan. Selain itu, sistem pemasaran jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK sehingga puncak sistemnya terbuka bagi siapa saja. Tidak seperti sistem korporat tradisional yang berbentuk piramida, yang hanya mengijinkan satu orang mencapai puncak perusahaan.”</em></strong> (Robert T. Kiyosaki, “Rich Dad&#8217;s The Business School For People Who Like Helping People”)</p>
<p>Bisnis network marketing atau pemasaran jaringan ternyata memiliki BANYAK keunggulan besar. Bahkan penulis buku terkenal “Rich Dad Poor Dad”, Robert T. Kiyosaki, meruntuhkan prasangka banyak orang selama ini yang menganggap bisnis pemasaran adalah bisnis bersistem piramida yang hanya menguntungkan orang yang berada di puncak bisnis tersebut.</p>
<p><span id="more-47"></span></p>
<p>Dalam bukunya, “Rich Dad&#8217;s The Business School For People Who Like Helping People” Kiyosaki justru menyatakan sistem pemasaran jaringan adalah piramida terbalik. Artinya, fokus utama bisnis ini adalah <strong><em>membawa makin banyak orang di kuadran business owner menuju puncak</em></strong> atau dengan kata lain puncak sistem terbuka bagi siapa saja.</p>
<p>Sebaliknya, sistem korporat tradisional yang selama ini kita kenal, justru adalah perusahaan dengan sistem piramida.</p>
<p>Dalam bisnis tradisional ini, fokusnya adalah memiliki para karyawan (employee) dan orang yang bekerja sendiri (self-employee) untuk bekerja pada mereka. Dan sistem ini hanya mengijinkan satu orang saja mencapai puncak perusahaan.</p>
<p>Sedangkan pada sistem pemasaran jaringan, yang menjadi salah satu kelebihannya adalah <strong>Andalah yang akan menciptakan aset</strong>. Yaitu, para pemilik bisnis itu sendiri (business owner). Yang lain bekerja di bawah Anda dan tugas mereka kemudian adalah <strong>menciptakan para business owner lainnya</strong> bekerja di bawah mereka.</p>
<p>Karena itu, <strong>Kiyosaki menganjurkan kepada semua karyawannya untuk </strong><strong><em>mempertimbangkan</em></strong><strong> </strong><strong>pemasaran jaringan sebagai bisnis paruh waktu mereka</strong>, sementara mereka juga bekerja pada bisnisnya secara purna waktu. Hal ini berarti bisnis pemasaran jaringan mengijinkan setiap orang yang terlibat di dalamnya berada di dalam kuadran B (business owner), sekaligus juga berada di kuadran E (employee).</p>
<p>Kuadran B ini sering disebut-sebut Kiyosaki di seri buku-bukunya terdahulu sebagai kuadran yang bisa membawa orang menjadi ultrakaya.</p>
<p>Untuk menjadi orang yang ultrakaya, menurut Kiyosaki, seseorang harus terlebih dahulu berada di kuadran B (business owner) dan I (investor). Namun biasanya hanya orang-orang kaya sajalah yang bisa berada di kuadran I. Karena untuk memperoleh investasi terbaik dibutuhkan uang yang sangat banyak. Sedangkan untuk berada di kuadran B, seseorang harus memiliki modal yang besar, dasar karakter dan kecerdasan emosional yang sangat bagus. Artinya jika seseorang ingin berpindah dari kuadran E menuju kuadran B, maka dia membutuhkan perubahan secara mental, emosional, fisik dan spiritual. Karena itulah, Kiyosaki menyatakan mengapa rancangan pendidikan sebuah perusahaan pemasaran jaringan lebih penting dibandingkan produk dan rancangan kompensasinya.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman dan pengamatan Kiyosaki terhadap pebisnis-pebisnis sukses, faktor karakter dan kecerdasan emosional adalah faktor utama kesuksesan mereka. Begitu mereka memiliki karakter sebagai orang sukses, maka kesuksesan bisnis datang dengan sendirinya. Karena itulah, Kiyosaki menyarankan orang untuk memasuki bisnis pemasaran jaringan yang menyediakan pendidikan yang bagus untuk mengembangkan kecerdasan emosional, sekaligus keahlian bisnis Anda.<br />
Di samping itu, bisnis jaringan juga mendidik orang yang bergabung dengan mereka untuk menjadi pemimpin. Nilai kepemimpinan inilah yang dinilai Kiyosaki begitu sangat berharga dalam menjalankan sebuah bisnis. Namun selain itu juga, Anda akan didampingi mentor yang akan selalu membimbing Anda, sehingga Anda tidak akan pernah merasa sendirian dalam menjalankan bisnis ini.</p>
<p><strong>Berubahnya Aturan Dunia</strong></p>
<p>Selain kelebihan pendidikan pembangunan karakter dan kecerdasan emosional, kelebihan lainnya dari bisnis pemasaran jaringan ini adalah investasi dan resikonya LEBIH KECIL dibandingkan bisnis tradisional. Karena, seperti Kiyosaki saja harus menghadapi kegagalan dua kali dan kerugian ratusan ribu dollar sebelum memperoleh kesuksesan seperti sekarang. Namun, Kiyosaki mengingatkan untuk BERHASIL di bisnis pemasaran jaringan ini, sebaiknya motivasi utama bergabung dengan bisnis ini adalah <strong>untuk membantu diri sendiri sebagai ALASAN PERTAMA</strong> dan <strong>membantu orang lain sebagai ALASAN KEDUA</strong>.<br />
Karena menurut Kiyosaki, kebanyakan orang bergabung hanya untuk mencari uang. Dan kalau mereka tidak mendapat uang dalam beberapa bulan atau tahun pertama, mereka menjadi patah semangat, berhenti dan sering kali menyebarkan kejelekan tentang industri pemasaran jaringan.</p>
<p>Kiyosaki juga menambahkan.. &#8220;keunggulan bisnis ini tidak diukur dengan seberapa banyak uang Anda peroleh, <strong>tetapi berapa banyak orang yang Anda bantu dan berapa banyak hidup orang yang Anda ubah</strong>. Karena memang ironinya, semakin banyak orang yang Anda bantu mengubah hidupnya, Anda semakin kaya.&#8221;</p>
<p>Salah satu teori yang mendukung keunggulan bisnis pemasaran jaringan ini adalah <strong>HUKUM METCALF</strong> yang diciptakan oleh Robert Metcalf, pencipta ethernet (sebuah sistem dalam jaringan komputer). Hukum ini berbunyi: <strong>Nilai ekonomis sebuah jaringan = Jumlah Pengguna²</strong><br />
Dalam sebuah perumpamaan yang sederhana, jika di dunia ini terdapat hanya satu buah telepon maka tidak ada nilai ekonomis pada telepon tersebut. Namun jika ada 2 telepon, menurut Hukum Metcalf nilai ekonomisnya menjadi pangkat 2. Dan bila ada telepon ketiga, maka nilai ekonomis jaringan itu sekarang 9. Artinya, <strong>nilai ekonomis sebuah jaringan naik menurut DERET UKUR</strong>, bukan deret hitung. Dan inilah yang menjadi kekuatan dan nilai bisnis jaringan.</p>
<p>Namun, dari semua keunggulan tersebut, yang paling mengejutkan adalah prediksi diungkapkan oleh Kiyosaki dalam bukunya “Rich Dad&#8217;s The Business School For People Who Like Helping People”. Kiyosaki memprediksikan kemungkinan kuat pasar saham Amerika Serikat akan kolaps, kalau tidak terjadi lebih cepat. Tahun 2010 merupakan tolok ukur, karena di tahun tersebut para generasi baby boomers akan mulai pensiun di Amerika. Ketika itu terjadi, kemungkinannya adalah pasar saham akan mulai mengempis.</p>
<p>Mengapa pasar saham akan mengalami pengempisan? Ledakan pasar saham sejak tahun 1990 hingga 2010 digerakan para boomers yang membelanjakan uang mereka selama masa penghasilan puncak dan menaruh uang dalam pasar saham untuk pensiun. Pada tahun 2010, peningkatan pesat itu kemungkinan akan berhenti. Ini artinya, para boomers tersebut akan kehilangan mimpi mereka terjamin secara finansial selama pensiun. Sementara itu juga, dibutuhkan waktu sekitar 25 tahun untuk memulihkan pasar saham.<br />
Kejatuhan ini pun akan segera membawa efek snow balls berupa kebangkrutan sehingga makin banyak orang takut diberhentikan dari pekerjaan mereka. Pada saat itulah, makin banyak orang yang sadar bahwa Era Industri telah BERLALU dan aturan dunia sudah BERUBAH untuk selama-lamanya.</p>
<p>Pada <strong>Era Industri</strong>, aturannya dalah Anda bekerja keras dan PERUSAHAAN serta pemerintah yang akan mengurus Anda.</p>
<p>Sedangkan pada <strong>Era Informasi</strong>, aturannya adalah Anda akan mendapatkan yang terbaik dengan mengurus diri sendiri. Maka mereka pun mencari peluang jaminan finansial pada bisnis jaringan.</p>
<p>Menurut Kiyosaki, sepanjang sejarah, kebangkrutan mengikuti semua peningkatan secara pesat. Hal ini bisa menjadi berita baik bagi sebagian orang sekaligus berita buruk bagi sebagian orang lainnya. Namun, bagi bisnis pemasaran jaringan, dunia adalah wilayah kita. Jika kita memiliki bisnis pemasaran jaringan internasional, kebangkrutan bisa menjadi berita baik sebagaimana halnya dengan peningkatan pesat ekonomi. Itulah beberapa alasan, mengapa Kiyosaki melihat MASA DEPAN industri pemasaran jaringan semakin cerah.</p>
<p><strong>Kesimpulan: Mengapa bisnis pemasaran jaringan lebih unggul?</strong></p>
<p>· Sistem bisnis pemasaran jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK, yang puncaknya terbuka bagi siapa saja.<br />
· Bisnis pemasaran jaringan membuat orang berada pada kuadran B (business owner) -kuadran tempat orang-orang ultrakaya- sekaligus juga berada pada kuadran E (employee).<br />
· Rancangan pendidikan (support system) pada bisnis pemasaran jaringan bagus untuk membangun karakter dan kecerdasan emosional seseorang, sekaligus juga keahlian bisnis mereka.<br />
· Bisnis pemasaran jaringan mendidik orang yang bergabung di dalamnya menjadi seorang pemimpin.<br />
· Anda didampingi mentor yang akan selalu membimbing Anda, sehingga Anda tidak akan pernah merasa sendirian dalam menjalankan bisnis ini.<br />
· Investasi dan resiko bisnis pemasaran jaringan LEBIH KECIL dibandingkan membangun bisnis korporat tradisional.<br />
· Semakin Anda membantu diri sendiri dan membantu orang lain dalam bisnis pemasaran jaringan, maka Anda akan semakin bertambah kaya.<br />
· Kekuatan dan nilai bisnis jaringan selaras dengan DERET UKUR dan hukum Metcalf : Nilai ekonomis sebuah jaringan = Jumlah Pengguna².<br />
· Era Industri sudah berlalu dan aturan dunia sudah berubah. <strong><em>Di Era Informasi ini, bagi bisnis pemasaran jaringan internasional, kebangkrutan bisa menjadi berita baik sebagaimana halnya peningkatan pesat ekonomi. </em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/kenapa-bisnis-jaringan-lebih-unggul.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ironi Negeri Bahari</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/ironi-negeri-bahari.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/ironi-negeri-bahari.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:58:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Wednesday, 09 February 2011 INDONESIA merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas wilayah laut mencapai lebih dari 2/3 total luas wilayahnya yang menyimpan kekayaan sumber daya alam laut yang besar. Berdasarkan perhitungan beberapa pakar, nilai ekonomi potensi kelautan di Indonesia cukup mencengangkan. Sektor perikanan ternyata memiliki nilai ekonomi sebesar USD32 miliar per [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Wednesday, 09 February 2011</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">INDONESIA merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas wilayah laut mencapai lebih dari 2/3 total luas wilayahnya yang menyimpan kekayaan sumber daya alam laut yang besar.<br />
Berdasarkan perhitungan beberapa pakar, nilai ekonomi potensi kelautan di Indonesia cukup mencengangkan. Sektor perikanan ternyata memiliki nilai ekonomi sebesar USD32 miliar per tahun.Angka tersebut setara dengan kurang lebih Rp300 triliun per tahun. Data dari BPS sampai triwulan III/2009 menunjukkan bahwa sektor perikanan menyumbangkan 19,68% dari total PDB lapangan usaha pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan atau setara dengan 3,12% dari total PDB Indonesia.Total PDB sektor perikanan hanya mencapai angka Rp136 triliun.Hal ini berarti bahwa hasil dari Sektor Perikanan Indonesia masih jauh di bawah nilai ekonomi potensi perikanan di Indonesia yang berada pada kisaran Rp300 triliun.</p>
<p>“Pada 2007, volume produksi perikanan Indonesia sudah mencapai sekitar delapan juta ton.Jumlah ini menempatkan Indonesia sebagai produsen kedua terbesar setelah China atau setara dengan 5,16% produksi perikanan seluruh dunia,“ tutur Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan Happy Simanjuntak.Besarnya volume produksi perikanan di Indonesia nyatanya tidak membawa dampak yang signifikan bagi total produk domestik bruto jika dibandingkan dengan kontribusi sektor pertanian sebesar 27,4%. Salah satu penyebab mengapa produksi perikanan tidak memiliki kontribusi yang signifikan terhadap total produk domestik bruto Indonesia adalah karena kebanyakan dari penghasil ikan yaitu para nelayan hanya menjual hasil tangkapan mentahnya secara langsung.</p>
<p><span id="more-44"></span></p>
<p>Mereka menjual hasil tangkapan yang mereka peroleh seadanya tanpa melakukan modifikasi produk untuk meningkatkan nilai penjualan produk mereka. Beberapa hal penyebab para nelayan untuk tidak melakukan pengolahan lebih lanjut terhadap hasil tangkapan mereka di antaranya karena keterbatasan modal,SDM,dan teknologi para nelayan. Kita tahu bahwa kebanyakan nelayan Indonesia merupakan golongan menengah ke bawah yang memiliki banyak keterbatasan seperti modal,pengetahuan, dan keterampilan.</p>
<p>Selaras dengan visi yang dimiliki Kementrian Kelautan dan Perikanan, yaitu Pembangunan Kelautan dan Perikanan: ”Indonesia Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan Terbesar 2015”, harus ada suatu revolusi besar dalam sektor kelautan Indonesia.Produk perikanan sebagai fokus utama di dalam visi tersebut harus mendapatkan perlakuan khusus dari Pemerintah Indonesia. Pemerintah hendaknya memiliki rencana strategis untuk mencapai visi yang telah disusunnya.</p>
<p>Rencana strategis tersebut dapat dimulai dari memperkuat kelembagaan dan SDM terkait secara terintegrasi, memastikan keberlanjutan dari biota laut sebagai salah satu komponen sumber pendapatan negara,meningkatkan produktivitas dan daya saing produk,serta memperluas akses pasar domestik dan internasional.(*)</p>
<p><strong>Siti Farida </strong><br />
Mahasiswi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/ironi-negeri-bahari.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inisiasi Spiritual (Tahbis)</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/inisiasi-spiritual-tahbis.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/inisiasi-spiritual-tahbis.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tasawuf]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi Spiritual (Tahbis)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 06 Januari 2012 pukul 16:45:00 tasawuf Oleh Prof Dr Nasaruddin Umar Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah,Wakil Menteri Agama RI Inisiasi spiritual atau penasbihan adalah pelantikan atau peresmian seseorang yang sungguhsungguh ingin mencari pengetahuan (makrifat) Allah SWT oleh seorang pembimbing (mursyid, khalifah, syekh). Dalam beberapa tarekat, inisiasi ini biasa diistilahkan dengan baiat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat, 06 Januari 2012 pukul 16:45:00</p>
<p>tasawuf</p>
<p>Oleh Prof Dr Nasaruddin Umar</p>
<p>Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN)</p>
<p>Syarif Hidayatullah,Wakil Menteri Agama RI</p>
<p><span id="more-41"></span></p>
<p>Inisiasi spiritual atau penasbihan adalah pelantikan atau peresmian seseorang yang sungguhsungguh ingin mencari pengetahuan (makrifat) Allah SWT oleh seorang pembimbing (mursyid, khalifah, syekh). Dalam beberapa tarekat, inisiasi ini biasa diistilahkan dengan baiat atau talqin. Kegiatan seperti ini sering dihubungkan dengan pengangkatan sumpah para sahabat Nabi saat Perjanjian Hudaibiyah yang berlangsung di bawah pohon.</p>
<p>Intinya, pernyataan janji setia mereka untuk mengabdi kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad dalam kondisi apa pun. Peristiwa ini dilukiskan di dalam Alquran, “Orang-orang yang berjanji setia kepadamu, mereka itu sesungguhnya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka. Barang siapa yang melanggar janji itu maka akibatnya, niscaya akibatnya akan menimpa dirinya sendiri. Dan, barang siapa yang menepati janjinya kepada Allah, maka Allah akan memberinya pahala yang besar.” (Q.S. al-Fath [48:] 10).</p>
<p>Upacara pelantikan ini biasanya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam masing-masing tarekat. Ada yang menetapkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum diinisiasi, bergantung standar operasional prosedur (SOP) masingmasing tarekat. Di antara standar tersebut ialah menjabat tangan (mushafahat) dengan syekh atau mursyid. Biasanya ada tarekat mengganti nama atau menambahkan laqab (julukan) murid yang mengikuti inisiasi tersebut. Itu semua dilakukan sebagi simbol “kelahiran kembali” ke dunia rohani.</p>
<p>Inisiasi tersebut biasanya ditan dai dengan penyerahan kain serban (khirqah) yang dipasangkan di pundak murid oleh syekh atau mursyid. Biasa juga pemberian tasbih, ijazah, atau bendabenda upacara lainnya. Proses inisiasi biasanya dilakukan seusai shalat berjamaah dan disaksikan oleh murid-murid lainnya. Inisiasi ini bertingkat-tingkat</p>
<p>Ada tingkat paling awal yang diinisiasi sebagai anggota baru tarekat. Inisiasi lainnya dilakukan lebih khusus untuk murid-murid yang sudah mencapai tingkatan tertentu dan baginya sudah layak untuk dilantik sebagai mursyid pembantu. Perbedaan antara mur syid pembantu dan mursyid senior ditentukan oleh tradisi tarekat.</p>
<p>Setelah inisiasi maka murid atau mursyid maka murid itu, berlakulah ketentuan pada dirinya sendiri dan wajib dijalani. Misalnya, ia harus berani berubah secara drastis, seperti berani untuk menggunting dosa-dosa langganannya sejak dahulu, meninggalkan makanan, minuman, dan perbuatan, serta keputusan-keputusan syubhat, apalagi yang haram. Murid dituntut tegas berani hijrah dari kondisi batin yang menyatu ke kecenderungan batin yang condong antara hak dan batil. Laksana menyatunya air dan teh. Bila telah terpisah, akan berbentuk laiknya pemisahan antara air dan minyak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Inisiasi sesungguhnya lebih merupakan terapi kaget (shock therapy) untuk hijrah ke dalam suasana batin yang baru. Ikrar atau baiat yang baru saja dijalaninya merupakan peristiwa simbolis untuk lahir kembali (reborn), dari gelapnya lumuran dosa dan maksiat. Kini, ia merasa terlahir kembali, seperti bayi yang tanpa beban, bersih, ringan, putih, pasrah, tenang, damai, indah, bahagia, cerah, dan bebas dari beban masa lampau.</p>
<p>Dua kalimat sakral yang baru diucapkan itu memang didasari oleh jaminan Nabi, “Perbaruilah keimanan kalian dengan bersahadat ulang.” Allah juga menjamin pengampunan dosa secara total (fagfir al-dzunuuba jami’an) bagi orang yang telah menjalani pertobatan khusus (taubatan nashuha).</p>
<p>Sebesar apa pun dosa sebe lumnya, ia merasa plong dengan inisiasi yang baru saja dilaku kannya dengan penuh keterharuan, yang biasanya disertai dengan linangan air mata. Mereka merasa optimistis dengan menatap ke depan, karena hadis nabi, “Air mata tobat menghapuskan api neraka” dan “Jeritan tobatnya para pendosa lebih disukai Tuhan ketimbang gemuruh tasbih nya para ulama.”</p>
<p>Kini, ia semakin sadar dan sensitif serta sudah mampu mendeteksi perbedaan antara kecenderungan yang hak atau batil dan antara bisikan iblis dan bisikan malaikat. Sebelumnya, ia masih sulit membedakan mana kecenderungan hak mana yang batil, mana bisikan iblis dan mana bisik an malaikat, karena keduanya larut di dalam dirinya bagaikan air dengan teh. Setelah menjalani tradisi baru, ia merasakan lembaran baru dalam kehidupannya. Antara hak dan batil dan bisikan iblis dan bisikan malaikat dirasakannya sudah jelas, seperti jelasnya perbedaan antara air dan minyak. Keduanya tidak lagi menyatu secara utuh di dalam dirinya.</p>
<p>Sikap dan persepsinya terhadap Tuhan juga sudah jauh berubah. Sebelumnya, ia terbebani dengan doa. Doa-doa yang tidak dikabulkan menjadi beban batin baginya karena seringkali dihubungkan dengan pertanyaan nakal dalam jiwanya tentang keberadaan Tuhan. Mengapa ia yang berdoa kepada-Nya, tetapi dijawab dengan kekecewaan. Sementara itu, orang yang tidak pernah berdoa, bahkan bergelimang dosa, tetapi hidupnya melimpah dan berkecukupan. Kini, ia semakin sadar dengan sabda Nabi, “Doa adalah jantungnya ibadah”.</p>
<p>Ia tidak lagi salah paham terhadap doa-doanya yang tertolak. Ia bahkan sangat sadar bahwa penerimaan doa bisa berarti penerimaan baginya, dan pene rimaan doa berarti penolakan baginya. Ia lebih takut kalau daftar panjang doa-doanya dikabulkan justru akan melahirkan penolakan dirinya, karena perhatian tidak lagi tertuju pada Tuhan, tetapi habis waktu mengonsumsi hasil-hasil doanya.</p>
<p>Ia bersyukur jika doa-doanya ditolak karena yakin pasti itu akan membahayakan kelanggengan hubungan mesra dengan Tuhannya. Akhirnya, doa baginya sudah semakin pendek karena ditenggelamkan oleh munajatnya. Ia lebih sibuk naik ke atas ketimbang memohon rahmat lebih banyak turun ke bawah. Untuk apa rahmat lebih banyak turun dari-Nya, jika ia sendiri tidak bisa naik karena rahmat itu.</p>
<p>Ia lebih memilih untuk naik ke atas ketimbang rahmat-Nya turun ke bawah. Lambat laun, yang bersangkutan tidak lagi rida dengan surga dan tidak juga takut dengan neraka. Masihkah seseorang butuh surga atau takut neraka jika seseorang sudah menyatu dengan Pencipta surga dan neraka itu. Mungkin ia akan berteriak ambillah surga itu, aku cukup dengan Tuhanku.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/inisiasi-spiritual-tahbis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Darah Manusia Ketika Berdoa , Sedih ,Takut, Dan Jatuh Cinta</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/darah-manusia-ketika-berdoa-sedih-takut-dan-jatuh-cinta.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/darah-manusia-ketika-berdoa-sedih-takut-dan-jatuh-cinta.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:47:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Dan Jatuh Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Darah Manusia Ketika Berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[Sedih]]></category>
		<category><![CDATA[Takut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah penelitian dilakukan oleh pakar EFT untuk menunjukkan bagaimana kondisi darah manusia disaat normal, sedih, gembira, jatuh cinta dan saat berdoa. EFT itu sendiri apa sih??? Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca disini. Oke, kita lanjutkan saja. Pakar EFT tersebut mengambil sampel darah seorang pasien (Rebecca) kemudian memotretnya dengan menggunakan “darkfield microscope” yang dihubungkan dengan monitor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-34" title="A" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/A.jpg" alt="" width="150" height="110" /></p>
<p>Sebuah penelitian dilakukan oleh pakar EFT untuk menunjukkan bagaimana kondisi darah manusia disaat normal, sedih, gembira, jatuh cinta dan saat berdoa. EFT itu sendiri apa sih??? Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca disini. Oke, kita lanjutkan saja. Pakar EFT tersebut mengambil sampel darah seorang pasien (Rebecca) kemudian memotretnya dengan menggunakan “darkfield microscope” yang dihubungkan dengan monitor komputer. Dan tampaklah perubahan drastis pada darah Rebecca tersebut setiap kali emosinya berubah. Berikut ini adalah foto darah seorang Rebecca sebelum dan sesudah melakukan EFT.</p>
<p><span id="more-33"></span></p>
<p><a href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/B.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-35" title="B" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/B.jpg" alt="" width="99" height="150" /></a></p>
<p>Sebelum melakukan EFT ( sel darah merah menggumpal disebabkan oleh Lectin yang didapat dari alergi ayam &amp; alpukat )</p>
<p>Sesudah melakukan EFT ( sel darah merah menjadi normal kembali )</p>
<p>Kemudian Rebecca melakukan EFT lagi dan mengundang emosi “sedih” dengan cara memikirkan saat-saat sedih sampai dia menangis, lalu sang pakar EFT ( Dr. Felicy) mengambil sampel darahnya lagi.</p>
<p><a href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/C.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-36" title="C" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/C.jpg" alt="" width="150" height="112" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi darah saat sedih ( sel darah begerak cepat dan berbentuk air mata ). Lalu Rebecca menggunakan EFT untuk mengundang energi “cinta” untuk memasuki tubuh dan darahnya. Dan seketika darahnya kembali normal, dan sel-sel darah bergerak dengan indah dan <strong><em>timbul substansi yang berkilauan</em></strong> dalam cairan darah.</p>
<p><a href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/D.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-37" title="D" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/D.jpg" alt="" width="150" height="111" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi darah saat merasakan cinta : ( sel darah bergerak pelan dan cenderung berkumpul )<br />
Satu kenyataan menarik pada sampel darah saat “sedih” terjadi perubahan seperti pada sampel darah saat “merasakan cinta”. <strong>Jadi walaupun darah itu sudah meninggalkan tubuh Rebecca ia tetap masih berhubungan dengan pemiliknya.</strong></p>
<p>Kemudian seorang Rebecca mengundang rasa takut dan memikirkan kejadian menakutkan yang pernah ia alami. Dan sel-sel dalam darahnya bergerak tidak beraturan dengan sangat cepat (ditunjukkan pada gambar dibawah dimana terlihat sel-sel darah saling berjatuhan). Mungkin ini adalah akibat dari produksi adrenalin sebagai reaksi normal atas rasa takut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/E.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-38" title="E" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/E.jpg" alt="" width="150" height="112" /></a></p>
<p>Kondisi darah saat merasa</p>
<p>Lalu Rebecca mecoba untuk memikirkan “sifat feminine Tuhan”. Dalam keyakinan agamanya ia sebut “divine mother”, sifat penyayang, penyantun dan pemelihara ( dalam islam disebut sifat “Jamaliah” Allah). Dan memohon kepada-Nya untuk menyalurkan energi feminine itu kedalam tubuh dan darahnya. Saat berdoa tersebut, Rebecca merasakan seperti ini “saya merasakan gelombang energi yang begitu besarnya menyelimuti diri saya, saya sampai menangis bahagia karenanya”, begitu Rebecca tersebut menggambarkan pengalamannya.</p>
<p>Saat sampel darah Rebecca diambil setelah berdoa dan merasakan pengalaman religius itu, kemudian dilihatkan dibawah mikroskop yang dihubungkan dengan komputer, semua yang hadir dilaboratorium itu seketika terdiam dan terpana karena melihat komdisi darah yang sama sekali berbeda dengan yang lain, <strong>cairan darahnya sangat cerah, gerakan sel darah sangat tenang seakan bergerak dengan penuh kedamaian, muncul banyak substansi yang berkilauan. Di dalam sel darah terdapat substansi yang bercahaya dan berdenyut seperti denyutan jantung mini</strong>.</p>
<p>Kondisi darah saat “berdo’a” (timbul substansi putih berkilauan dan darah bergerak pelan dan sangat teratur)</p>
<p><a href="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/F.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-39" title="F" src="http://www.solusihidup.com/wp-content/uploads/2012/01/F.jpg" alt="" width="150" height="110" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/darah-manusia-ketika-berdoa-sedih-takut-dan-jatuh-cinta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Will To Power</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/the-will-to-power-2.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/the-will-to-power-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:34:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[The Will To Power]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Friday, 28 January 2011 SETIAP diri manusia terlahir dengan membawa naluri untuk berkuasa atau menguasai lingkungannya. Kehendak untuk berkuasa (the will to power) ini mudah diamati sejak masa kanak-kanak. Coba saja amati ketika anak-anak mulai berinteraksi dengan sesama anak, biasanya mereka akan berebut mainan atau makanan.Lalu anak juga ingin selalu bertanya apa saja yang dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Friday, 28 January 2011</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">SETIAP diri manusia terlahir dengan membawa naluri untuk berkuasa atau menguasai lingkungannya. Kehendak untuk berkuasa (the will to power) ini mudah diamati sejak masa kanak-kanak.<br />
Coba saja amati ketika anak-anak mulai berinteraksi dengan sesama anak, biasanya mereka akan berebut mainan atau makanan.Lalu anak juga ingin selalu bertanya apa saja yang dia jumpai di sekitarnya karena dengan mengetahui juga tersimpan kehendak untuk memiliki,yaitu pengetahuan. Dari pengetahuan inilah nantinya berkembang kehendak untuk menguasai benda-benda. Bukankah kita tertarik memiliki barangbarang yang diiklankan melalui media massa? Bukankah munculnya kehendak para penjajah untuk menguasai wilayah lain bermula dari pengetahuan tentang peta bumi dan kekayaan alamnya? Ketika seseorang semakin dewasa, semakin berkembang objekobjek yang hendak dikuasai dengan berbagai langkah dan cara.</p>
<p>Sejak bagaimana memenangi kejuaraan dalam olah raga sampai berebut pekerjaan dan selanjutnya lagi berebut berbagai jabatan, semua ini didorong oleh naluri untuk berkuasa, mendapatkan posisi lebih tinggi dari yang lain. Dalam pergaulan sehari-hari pun bisa kita amati kecenderungan seseorang untuk menguasai pembicaraan atau menarik perhatian. Secara ekstrem,setiap orang menginginkan apa yang disebut self-glory dengan cara dan tingkatan yang berbeda-beda. Dengan adanya naluri untuk berkuasa ini, kehidupan lalu menjadi dinamis.</p>
<p><span id="more-31"></span></p>
<p>Orang berlomba untuk menjadi juara dan ingin lebih dari yang lain entah dalam bidang keilmuan, kekayaan, jabatan, dan ketampanan maupun aspek lain. Yang paling menonjol tentu saja dalam bidang olahraga, terlebih lagi jika yang bertanding mewakili harga diri bangsa dan negara sebagai taruhannya.Orang merasa senang kalau dapat melebihi dan kemudian menguasai yang lain. Bagi seorang pejabat, ada yang merasa puas kalau anak buahnya merasa takut dan mencium tangannya sebagai pengakuan kekalahan dalam hal kepangkatan yang kemudian diwujudkan dalam bentuk pengabdian atau penghambaan (servitude). Dalam dunia bisnis dan politik the will to power berlangsung semakin telanjang dengan volume dan intensitas yang tak terkontrol lagi.</p>
<p>Misalnya saja, karena di bawah bumi Irak terdapat kandungan minyak melimpah, maka wilayah itu menjadi objek perebutan untuk dikuasai dengan berbagai cara yang sadis dan telanjang.Tidak hanya bumi Timur Tengah, tanah Papua yang berada jauh dan tertutup hutan pun kekayaan alamnya diincar dan digali lalu diangkut keluar meski warga setempat hidupnya tetap sengsara.Secara psikologis, menguasai itu mendatangkan sensasi kenikmatan tersendiri. Akhir-akhir ini dalam panggung politik nasional maupun lokal pertarungan untuk berkuasa berlangsung kasatmata. Untuk memperebutkan sebuah jabatan birokrasi atau politik, seseorang rela mengeluarkan biaya yang jumlahnya jauh melebihi gaji resmi yang dijanjikan kalau saja memenangi kompetisi.</p>
<p>Nalar sehat dan rumus matematika sulit menjelaskan ini kecuali dengan sudut pandang lain, salah satunya adalah naluri the will to power dan obsesi untuk memperoleh self-glory. Ketika seseorang telah merasa kaya dan bergelimang harta,itu semua dirasa belum cukup kalau tidak memiliki jabatan dan kekuasaan yang memungkinkan dirinya bisa memerintah dan menundukkan orang lain. Dia akan merasa puas ketika memasuki suatu forum lalu disanjung-sanjung, orang berdiri, berebut menjabat tangannya dan bahkan menciumnya.Ketika berpidato merasa puas disambut tepuk tangan.Ketika mencoba melucu hadirin lalu tertawa meski tidak spontan dan tidak tulus ketawanya. Sedemikian jelekkah kekuasaan itu? Tentu saja tidak.Tanpa adanya legalitas dan otoritas, sebuah pemerintahan tidak akan berjalan.</p>
<p>Kehidupan sosial akan kacau. Dalam perusahaan pun diperlukan figur yang memiliki power yang legal dan efektif untuk menjalankan roda perusahaan. Hanya saja ketika kekuasaan dan jabatan semata hanya untuk memenuhi ego dan ambisi pribadi guna mendapatkan self-glory, maka kekuasaan yang demikian akan merusak tatanan bernegara, tatanan perusahaan, dan tatanan masyarakat.Bahkan akan merusak dirinya sendiri. Hari-hari ini saya sering bertanya dan sekadar bertanya karena jawabannya juga tak akan muncul. Mengapa banyak orang begitu berambisi untuk berkuasa? Untuk meraihnya pun tidak jarang mesti dengan cara menjelekkan dan menjatuhkan pesaingnya secara tidak fair.</p>
<p>Di pihak lain,mereka yang sudah berkuasa sering sangat sensitif terhadap kritik dan enggan untuk melepas kekuasaannya. Padahal berbagai struktur dan jabatan itu pada mulanya didesain sebagai wahana pengabdian untuk melayani masyarakat dan secara reguler mesti bergantian. Jangan memonopoli “pahala”dalam berbakti melayani masyarakat,memajukan bangsa. Yang ironis tentu saja jika jabatan itu dipandang sebagai ghanimah atau harta hasil rampasan perang yang kemudian diperebutkan ramai-ramai.</p>
<p>Naluri rendahan inilah yang mesti dikikis karena menjadi virus ganas yang menghancurkan kehidupan bernegara, mengkhianati perjuangan dan cita-cita para pendiri bangsa.Kekuasaan itu baik dan sangat diperlukan selama dikawal dan disemangati etika dan komitmen untuk menyejahterakan rakyat.(*)</p>
<p><strong>KOMARUDDIN HIDAYAT </strong><br />
Rektor UIN Syarif Hidayatullah</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/the-will-to-power-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 TIPS KEMBANGKAN OTAK ANAK</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/10-tips-kembangkan-otak-anak.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/10-tips-kembangkan-otak-anak.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:29:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[10 TIPS KEMBANGKAN OTAK ANAK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Dijelaskan oleh Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif. Saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak. Lingkungan aman dan nyaman diperlukan bayi untuk membantu perkembangan otaknya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dijelaskan oleh Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif. Saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak.</p>
<p>Lingkungan aman dan nyaman diperlukan bayi untuk membantu perkembangan otaknya. Beri respon saat bayi menangis maupun mengoceh.</p>
<p><span id="more-25"></span></p>
<p>Pengalaman yang diterima setiap hari juga akan membantu perkembangan otak anak. Aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko buku, ujar dokter anak lulusan UGM ini, sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak. Dr. Eddy memberikan 10 tip bagi orangtua untuk membangun dasar perkembangan otak anak:</p>
<p>1. Beri perawatan dan kasih sayang yang kuat selama masa kehamilan.</p>
<p>2. Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan     kecukupan nutrisi dengan ASI.</p>
<p>3. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.</p>
<p>4. Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa selalu tersenyum kepada anak.</p>
<p>5. Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan yang bermutu tinggi.</p>
<p>6. Kenalkan aneka ragam musik pada anak, dan bernyanyilah bersama.</p>
<p>7. Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya.</p>
<p>8. Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya.</p>
<p>9. Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres kepada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah bercerita  kepada orang yang dekat dengan Anda.</p>
<p>10. Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi sebanyak-banyaknya secara terus-menerus.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/10-tips-kembangkan-otak-anak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akibat Gengsi</title>
		<link>http://www.solusihidup.com/akibat-gengsi.html</link>
		<comments>http://www.solusihidup.com/akibat-gengsi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 04:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hamzah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.solusihidup.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Akibat Gengsi Isa Alamsyah Seorang pengusaha kaya mengundang teman lamanya yang kini menjadi kepala desa di sebuah kampung untuk makan di restoran mewah. Karena belum punya pengalaman ke kota sama sekali ia mengajak anaknya yang kebetulan kuliah di kota. &#8220;Kamu harus temani Bapak makan direstoran mewah, biar gak malu-maluin. Gini-bini kan bapak kepala desa.&#8221; katanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Akibat Gengsi</strong><br />
Isa Alamsyah</p>
<p>Seorang pengusaha kaya mengundang teman lamanya yang kini menjadi kepala desa di sebuah kampung untuk makan di restoran mewah.<br />
Karena belum punya pengalaman ke kota sama sekali ia mengajak anaknya yang kebetulan kuliah di kota.<br />
&#8220;Kamu harus temani Bapak makan direstoran mewah, biar gak malu-maluin. Gini-bini kan bapak kepala desa.&#8221; katanya pada sang anak.<br />
&#8220;Gampang Pak, ikutin aja semua gerak-geriknya,&#8221; saran si anak.<br />
Singkat cerita sang kepala desa dan akhirnya dijamu disebuah restoran mewah.<br />
Selama di restoran sang kepala desa mengikuti gerak gerik temannya yang kini pengusaha kaya, mulai dari cara memegang sendok, memegang garpu, memakai pisau, meletakkan serbet dan semuanya.<br />
Sang anak yang duduk di sebelah sesekali mengawasi, jaga-jaga kalau sang bapak melakukan kesalahan yang memalukan.<br />
Mereka makan sambil berbincang santai.<br />
Akhirnya makanan penutup pun datang, mereka mengakhiri dengan makan buah.<br />
Selesai hidangan penutup, sang pengusaha kaya mengambil tusuk gigi dan menutup mulutnya dengan tangan lainnya.<br />
Sang kepala desa juga mengikuti gerak gerik temannya, mengambil tusuk gigi dan menutup mulut dengan tangan lainnnya.<br />
Akhirnya acara makan malam pun usai, sang bapak dan anaknya gembira karena berhasil melewati makan malam di restoran mewah tanpa melakukan hal-hal yang memalukan.<br />
Di perjalanan pulang, sang anak bertanya pada bapaknya,<br />
&#8220;Gimana Pak, makanan kota enak gak?&#8221;<br />
&#8220;Wah semuanya enak, dari makanan pertama sampai buah-buahannya enak. Cuma yang terakhir itu lo. Yang dimakannya pakai tutup mulut. Rasanya kayak kayu. Digigitnya susah. Di telannya juga seret. Leher bapak masih gatal nih!&#8221;</p>
<p>Humor dan hikmah<br />
Gengsi, itulah yang menyebabkan sang bapak akhirnya menjadi korban.<br />
Karena gengsi ketahuan ini pengalaman pertama, karena gengsi bertanya, akhirnya sang kepala desa mengunyah dan menelan tusuk gigi yang sebenarnya hanya untuk membersihkan gigi.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p>Gengsi, kata sederhana yang bisa berbahaya.</p>
<p>Ada orang tua gengsi untuk minta maaf pada anaknya, sekalipun tahu dirinya salah.<br />
Akibatnya sang anak belajar untuk menjadi seorang diktator kecil-kecilan dari orang tua.<br />
Saya sendiri pernah melakukan kesalahan kepada anak, tapi kemudian minta maaf pada mereka, sekalipun masih kecil. We are human anyway!</p>
<p>Ada orang tua gengsi untuk belajar pada anaknya.<br />
Padahal kalau kita mau belajar dari anak, selain menunjukkan kebesaran diri kita itu juga menumbuhkan kepercayaan diri pada anak.<br />
Saya sendiri belajar dari anak-anak atau minta diajari sesuatu oleh anak. Kadang saya belajar gitar pada Adam, sering tanya terjemahan bahasa Inggris ke Salsa, kadang dicheck hapalan Quran oleh Adam, dan semua saya lakukan tanpa malu dan gengsi.</p>
<p>Ada juga guru yang gengsi kalau dikoreksi oleh muridnya.<br />
Bahkan karena gengsi kadang ada guru yang lebih memilih untuk membiarkan informasi salah daripada memperbaikinya karena malu. Guru itu hanya yakin suatu saat sang murid akan menemukan sendiri yang benar.<br />
Padahal resikonya bisa fatal.<br />
Santai saja katakan,<br />
&#8220;Maaf kemarain Bapak/Ibu salah tentang&#8230;. sebenarnya&#8230;..&#8221;<br />
Mudah kan?</p>
<p>Ada juga atasan yang gengsi untuk mengatakan dirinya salah atau minta maaf pada bawahannya.<br />
Bahkan mereka memilih untuk melimpahkan kesalahannya pada bawahannya atas nama gengsi.</p>
<p>Yang paling bahaya kalau politisi, pejabat atau pemimpin gengsi untuk menyatakan kesalahannya pada rakyat.<br />
Ia memilih untuk menghabiskan anggran negara untuk menutupi aibnya.</p>
<p>Ada juga gengsi lain yang berbahaya. Ketika kita beli barang hanya untuk mengimbangi barang milik orang lain. Kadang, gengsi yang seperti ini membuat orang mencari uang dengan menghalalkan segala cara agar punya barang mewah dan tidak malu di pergaulan.</p>
<p>Jangan gengsi!<br />
Jangan gengsi untuk bertanya!<br />
Jika melakukan hal pertama kali, jangan ragu-ragu bilang ini pertama kali, dan minta diajarkan caranya. Karena dengan demikian kita bisa melakukannya dengan benar. Entah itu ketika pertama kali mencoba bowling, tenis, drum, belajar menyetir, air soft gun, blackberry, iphone, komputer, bisnis dsb.<br />
It is OK to be norak untuk pertama kali, karena itu wajar.<br />
Orang yang kita lihat nyantai dan biasa-biasa saja melakuakan sesuatu, sebagian besar juga norak ketika melakukan hal pertama kali.</p>
<p>Jangan gengsi untuk minta maaf, karena manusia tempatnya salah. Minta maaf adalah ungkapan penyesalan dan minta maaf juga merupakan bentuk penghaagaan pada mereka yang benar.</p>
<p>Gengsi! Nampaknya kata ini harus hilang dari kamus Anda.<br />
Gengsi tidak baik untuk diri sendiri dan bisa merusak orang lain.</p>
<p>Apakah Anda gengsian?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.solusihidup.com/akibat-gengsi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

